Wirausaha

BAKSOKU NIKMAT

MURAH ENAK BERGIZI

CV. Bersama Tetap Makmoor Produsen Bakso Frozen secara berkelanjutan memberikan inovasi produk yang   cita rasa enak , bergizi,  sehingga dari lapisan masyarakat manapun sangat menyukai dan menggandrungi. Tujuan utama pembrandingan ini memberikan kesempatan kepada calon usahawan muda untuk berkreasi berbisnis dengan diberikan bimbingan atau berinovasi sendiri, dengan produk yang sudah ada. Jadi Konsep silahkan sesukanya,tanpa survey, pendampingan, SOP ,  tetapi kami mewadai bila calon mitra akan menggunakan konsep – konsep yang sudah ada.

KONSEP KERJASAMA USAHA

Untuk memudahkan dan membantu perkembangan usaha yang berbasis kemitraan , kami  dari devisi produksi meluncurkan produk yang bersekala masal dengan mengedepankan usaha mikro ( menengah kebawah ) dengan produk yang terjangkau.

Adapun bentuk kerjasama dapat dibagi sebagai berikut:

  1. Kemitraan ketentuan :

Dengan mengunakan branding dan ketentuan ketentuan yang ditetapkan oleh -pemilik merk dengan paket  Rp. 6.000.000,-  -s/d Rp. 10.000.000,-   harga paket di Yogyakarta.

Ketentuan di luar wilayah:

            Mitra bebas melakukan program / rencana pembukaan tanpa mengikuti SOP kantor pusat. Sehingga bila diperlukan tim pusat maka mitra dikenakan tambahan biaya – biaya antara lain :

-          Biaya Survey                      disesuaikan jarak kota.

-          Pendampingan meliputi transpotasi, akomodasi di hitung per hari maksimal 3 hari.

-          Pengiriman perlengkapan & bahan baku.

-          Pembelanjaan perlengkapan tambahan, branding ruangan, sarana promosi, sarana administrasi.

  1.  Agen / stockis

Mitra stockis memiliki wiyahah di suatu daerah /wilayah sesuai kesepakatan awal wilayah kerjanya.

Ketentuan agen/stockis:

-          Cukup dengan keagenan sebesar Rp.6.000.000,- ( Keanggotaan Rp. 1.000.000,- stock awal produk senilai Rp.5.000.000,- dengan penjualan ritail / konsumen umum )

  1. Harga
JENIS PRODUK KEMITRAAN AGEN ECERAN
BAKSO KECIL 500 500 600
BAKSO SEDANG 700 700 800
BAKSO BESAR 1700 1700 1800

Produk ada 22 item

  1. Contoh Estimasi Penjualan.

Harga

Jenis Produk Paket sedap Rp. 6000 Paket Nikmat Rp. 8000
Bakso kecil 1000 1000
Bakso Sedang 1800 1800
Bakso besar 1800
Total HPP 2800,- 4.600,-
Prosentase keuntungan 64 % 57,5 %

Keuntungan diatas masih kotor  masih ada biaya – biaya antara lain :

  1. Bahan – bahan pendukung
  2. Gaji karyawan
  3. Operasional bulanan
  4. Penyusutan perlengkapan awal
  5. Ongkos pengiriman.

 

Manfaat Menjadi Pedagang / Wirausaha
• Potensi Penghasilan Relatif Tidak terbatas
• Dapat memaksimalkan kemampuan kita
• Lebih bebas mengatur waktu
• Sikap mental yang mandiri
• Lebih bebas berkreasi dan berinovasi
• Menikmati Kepuasan, Keberhasilan dan kebahagiaan bersama

Kaya Dunia Akhirat

5 Prinsip Utama Mencapai Kesuksesan
• Saling Memahami
• Saling Menghormati
• Saling Memberikan Manfaat
• Saling Menyayangi
• Saling Membela

Kepribadian Pengusaha
• Bercita-cita tinggi dan terukur
• Belajar dari orang sukses dan siapapun
• Berfikir dan bersikap Positif
• Berani dan heroic
• Bertanggung jawab
• Berdikari, ikhlas, dan mandiri

Langkah Sukses Memulai Dagang / Usaha
1. Buka mata, hati, dan pikiran
2. Baca peluang, baca resiko
3. Berdo’a untuk kesuksesan orang lain dan diri sendiri
4. Berwirausaha dengan ihsan, jangan takut mencoba, jangan khawatir gagal, lakukan mulai dari saat ini,
5. Bekerjasama mencapai puncak kesuksesan Bersama
6. Bela Sesama, beri manfaat kesebanyak-banyaknya orang

Bekal Sukses Berdagang dan Berwirausaha
1. Iman
2. Ilmu
3. Ikhtiar
4. Ikhlas
5. Ihsan
6. Istiqomah

Cara Manusia Mendapatkan Kekayaan
• Pertama, Buruh dan Karyawan (Employee) atau bekerja dengan orang lain. Ketika Anda menerima penghasilan dari sebuah perusahaan yang bukan milik Anda, maka Anda disebut Employee.
• Kedua, Self Employee (Bisnis Konpensional / Pengusaha kecil). Self Employee adalah orang yang memiliki pekerjaan sendiri, yang biasanya mereka menerima komisi sesuai dengan lama pekerjaan yang mereka jalani.
• Ketiga, Business Owner atau berbisnis dengan System (Penjualan langsung yang dinamis). Mereka mendapatkan penghasilan yang berasal dari bisnis yang mereka tidak perlu ikut terlibat secara rutinitas. Mereka memiliki saving dan ketika mendapatkan uang, mereka akan gunakan uang itu untuk modal dan membeli asset produktif.
• Keempat, Investor atau Penanam Modal (Juragan). Jika penghasilan seseorang berasal dari investasi, maka disebut Investor atau penanam Modal. Mereka mendapat pemasukan uang yang tidak tergantung dia bekerja atau tidak, penghasilan akan tetap datang. Bahkan bukan dia yang mengejar uang, tetapi uang yang mengejar dia.

 

LANGKAH MENJADI PENGUSAHA
Banyak orang berniat dan berminat berwirausaha, namun hanya sedikit yang sukses mewujudkannya. Dalam hal ini, modal utama yang harus dimiliki adalah kemauan. Pepatah yang mengatakan ‘Dimana ada kemauan disitu ada jalan’ memang selalu benar adanya. Namun kemauan itu perlu didukung faktor lain yang akan menunjang sebuah kesuksesan.
Maka, jika Anda ingin menjadi pengusaha, telusurilah jalan untuk menjadi pengusaha yang terbaik. Berikut sepuluh langkah menjadi sosok entrepreneur yang berhasil:
1. Mulailah dari mimpi dan imajinasi
Sebelum manusia bisa sampai di bulan, tak pernah ada yang berpikir bahwa itu adalah sebuah kenyataan. Ide mendarat di bulan pada awalnya adalah sebuah mimpi indah yang tak akan pernah terwujud. Namun seseorang telah membuktikannya bahwa mimpi itu bisa diwujudkan. Ingat, semua bermula dari sebuah mimpi plus keyakinan. Jika Anda berniat memasarkan sebuah produk, jangan cuma niat terus, yakinlah akan produk yang akan Anda tawarkan. Hanya seorang pemimpi yang mampu menciptakan dan membuat sebuah terobosan dalam produk, cara pelayanan, jasa, ataupun ide lah yang bisa sukses. Mereka tidak mengenal batas dan kerterikatan, tak mengenal kata ‘tidak bisa’ ataupun ‘tidak mungkin’.
2. Mencintai produk atau servis yang ditawarkan
Kecintaan akan produk akan memberikan sebuah keyakinan kepada pelanggan Anda dan membuat kerja keras terasa ringan. Ini membuat Anda mampu melewati masa-masa sulit. Setiap awal usaha selalu banyak halangan ataupun kesulitan yang bertubi tubi, kecintaan akan produk Anda akan membuat Anda bekerja keras dengan senang hati.
3. Antusiasme dan keuletan
Antusiasme dan keuletan sebagai pertanda cinta dan keyakinan Anda akan menjadi tulang punggung keberhasilan sebuah usaha yang baru. Sikap malas dan ogah-ogahan hanya akan membuat Anda tertinggal.
4. Pelajari dasar-dasar bisnis
Pengetahuan adalah kunci keberhasilan. Tidak akan ada sukses tanpa sebuah pengetahuan. Dasar bisnis yang baik adalah belajar sambil bekerja. Bekerja dengan orang lain dulu sebelum Anda menjadi pebisnis akan membantu Anda menyerap pengalaman dan siap untuk sukses. Anda juga bisa mencari guru yang baik untuk perkembangan Anda.
5. Berani mengambil resiko
Ini adalah kunci awal dalam dunia wirausaha, karena hasil yang mungkin dicapai akan proporsional terhadap resiko yang diambil. Sebuah resiko yang diperhitungkan dengan baik akan lebih banyak memberikan kemungkinan berhasil.
6. Mencari masukan dan nasehat tanpa mengabaikan kata hati
Entrepreneur selalu mencari nasehat, saran dan kritik dari berbagai pihak tapi keputusan akhir selalu ada ditangannya dan dapat diputuskan dengan ‘indera ke enamnya’.
7. Lakukan komunikasi dengan baik
Pada fase awal sebuah usaha, kepiawaian menjual merupakan kunci sukses. Dan kemampuan untuk memahami dan menguasai hubungan dengan pelanggan akan membantu mengembangkan usaha pada fase itu.
8. Kerja keras
Entrepreneur sejati tidak pernah lepas dari kerja keras. Pada saat tidurpun otaknya bekerja dan berpikir akan peluang bisnis yang baik. Dalam keseharian, mereka tak kenal lelah dan putus asa.
9. Menjalin relasi
Tak ada seorang pebisnis pun yang mampu berjalan sendiri. Peran teman, rekan, mitra, dan klien sangat mempengaruhi perkembangan suatu bisnis. Merekalah yang akan memberi masukan, kritik, dan membantu di masa-masa sulit. Maka seorang pebisnis dituntut pandai bergaul untuk menjalin relasi bisnis seluas-luasnya.
10. Berani menghadapi kegagalan
Kegagalan merupakan awal dari keberhasilan dan menguatkan intuisi serta kemampuan Anda dalam berwirausaha, selama kegagalan itu tidaklah ‘mematikan’. Setiap usaha selalu mempunyai resiko kegagalan dan bilamana sampai itu terjadi, bersiaplah dan kuatkan diri untuk bangkit lagi!
Satu hal lagi yang tak boleh Anda lupakan yaitu, jangan mengulur-ulur waktu. Jika Anda telah siap, lakukanlah sekarang juga! Semakin lama Anda menunda maka Anda akan semakin banyak kehilangan peluang dan kesempatan untuk sukses

PERTANYAAN SEBELUM MEMULAI USAHA
Berniat membuka usaha sendiri, tapi bingung harus mulai darimana? Memang tak mudah untuk memulai usaha, tapi jika Anda bisa menjawab pertanyaan berikut, berarti Anda siap memulainya:
- Apakah bidang usaha yang akan digeluti itu cukup potensial? Bagaimana prospeknya?
- Seberapa ketat persaingannya? Siapa kira-kira yang akan menjadi pesaing usaha tersebut? Bagaimana cara menghadapinya?
- Apa target usaha tersebut? Bagaimana mencapainya?
- Dari segi hukum, apa yang perlu disiapkan? Apa saja penghalangnya?
- Apa nama usaha (perusahaan) itu?
- Berapa dana yang dibutuhkan? Bagaimana memenuhinya?
- Dimana usaha tersebut akan dijalankan? Apakah sudah mempersiapkan kantornya?
- Sarana atau peralatan apa yang dibutuhkan? Bagaimana mendapatkannya?
- Apa tersedia asuransi yang memadai?
- Apakah Anda sudah memiliki supplier atau pemasok bahan baku?
- Sistem manajemen seperti apa yang akan diterapkan? Siapa yang akan menjalankan operasional usaha sehari-hari? Berapa

   karyaan yang dibutuhkan?
- Bagaimana sistem pemasaran dan distribusi produk atau jasa yang akan dihasilkan? Bagaimana agar masyarakat mengenal

   produk atau jasa yang akan dipasarkan?
- Bila tidak bisa menjawab semua pertanyaan itu, maka sebaiknya Anda mengkaji ulang niat membuka usaha sendiri, sampai

   benar-benar siap.

Dalam tiga jurus ampuh menjadi super reseller, yang bisa anda baca di member area Formula Bisnis dan Rahasia Blogging, poin pertama adalah melakukan presell atau mereview produk tersebut. Melakukan pra penjualan dengan mereview produk bisa meningkatkan daya tarik calon pembeli produk anda.

Lalu bagaimana cara menulis review produk agar penjualan laris manis?
1. Pilih judul yang menarik dan unik. Misalnya 20 alasan memilih FormulaBisnis. Pastikan nama produk yang anda pasarkan dicantumkan dalam judul.
2. Jelaskan apa isi produk tersebut serta manfaatnya. Deskripsikan terlebih dahulu apa sebenarnya produk yang anda tawarkan. Bila ebook, jelaskan sebagai ebook (buku elektronik). Bila software, sebut sebagai software. Serta apa saja manfaat yang didapat pembelinya. Contoh seperti dilakukan Mas Endarta.
3. Penilaian anda. Bagaimana penilaian anda terhadap produk tersebut? Seberapa besar rekomendasi anda?
4. Tambahkan analisa anda. Seperti yang dilakukan rekan Edris Ernawan dalam reviewnya di sini.
5. Cantumkan garansi. Bila produk tersebut memberikan garansi, jangan lupa anda sebutkan pula garansinya.
6. Bonus. Bonus apa saja yang didapatkan bila membeli produk tersebut. Selain bonus yang didapat dari pemilik produk, sangat baik bila anda memberikan nilai tambah tersendiri. Tidak selalu harus ebook, nilai tambah yang bisa anda berikan juga berupa jasa, seperti dilakukan Mr-Mung.
7. Kelebihan produk. Apa saja kelebihan produk tersebut? Sampaikan dengan jelas dari kaca mata personal anda.
8. Kekurangan produk. Kekurangan produk bisa mungkin juga anda sampaikan. Namun, sebisa mungkin ubah kekurangan tersebut kemudian kekuatan. Sehingga memperkuat penawaran anda.
9. Menunjukkan komisi yang didapat. Uang merupakan magnet yang kuat. Sebagai pilihan, bila anda telah mendapatkan komisi, anda bisa tunjukkan komisi yang anda terima tersebut.
10. Menuliskan review lanjutan. Misal, cerita atau pengalaman yang berkaitan dengan produk tersebut. Contohnya seperti yang di sampaikan di blog dafidriau.

KIAT KIAT PEMASARAN
Memasarkan produk memang gampang-gampang susah. Berikut beberapa jurus yang
dapat Anda gunakan dalam pemasaran :
ü Percaya dan bangga terhadap produk atau jasa yang dipasarkan.
ü Paham dan mengerti betul produk atau jasa tersebut.
ü Sediakan anggaran yang cukup untuk pemasaran.
ü Buat kartu nama, kop surat dan brosur produk dan perusahaan yang menarik dan mencerminkan citra profesional.
ü Tampilkan ‘kesan pertama’ yang baik.
ü Biasakan membawa kartu nama dan brosur perusahaan kemanapun Anda pergi, untuk diperlukan sewaktu-waktu.
ü Pelajari karakter konsumen yang akan menjadi target pasar produk atau jasa tersebut.
ü Bidik sasaran pasar dengan tepat. Jangan sampai menawarkan produk pada pihak yang tak sesuai atau tidak mungkin menggunakannya.
ü Buat jaringan kerja atau network di manapun, untuk menambah panjang daftar relasi Anda.
ü Sabar, disiplin dan konsisten

10 KESALAHAN DALAM PEMASARAN
Ada 10 kesalahan yang sering dilakukan pengusaha dalam memasarkan produknya. Simak baik-baik, agar Anda tak ikut terjebak:
1. Tidak punya cara pemasaran unik. Untuk itu, Anda harus memikirkan kenapa orang harus memilih produk Anda, pelayanan purna jual, harga yang kompetitif, dan apapun yang membuat konsumen tertarik membeli.
2. Lebih menekankan keunggulan produk ketimbang cara pemakaiannya. Padahal, orang lebih memilih produk yang menyertakan keterangan yang jelas tentang cara penggunaannya.
3. Tidak memakai judul pada iklannya. Seperti pada artikel koran atau majalah, judul yang baik akan menarik perhatian dan menggiring pembaca untuk membacanya.
4. Tidak menguji efektivitas iklan, harga, kemasan produk, dll. Dari mana Anda tahu produk yang ditawarkan menarik bagi konsumen, jika tak mengujinya? Lakukan uji pasar, sebelum produk itu dilempar semua.
5. Menciptakan kondisi yang membuat orang sulit berbisnis dengan Anda. Apakah tenaga pemasaran Anda mengerti betul tentang produk yang ditawarkannya? Apakah telepon yang masuk ke kantor Anda dijawab dengan ramah dan informatif? Apakah orang tidak kesulitan mendapatkan nomor telepon dan alamat Anda? Apakah konsumen bisa dengan mudah menemukan barang yang mereka butuhkan? Cobalah Anda berpikir dengan menempatkan diri sebagai konsumen.
6. Tidak bisa memahami kebutuhan pelanggan. Apa yang paling penting buat mereka? Bukan harga yang murah, tapi pelayanan yang cepat dan memuaskan. Bagaimana mengetahuinya? Jangan segan-segan untuk bertanya langsung pada mereka.
7. Tidak meng-update data pelanggan. Daftar pelanggan adalah harta karun Anda. Daripada mati-matian membawa pelanggan baru, akan lebih mudah ‘merawat’ dan mengembangkan hubungan dengan pelanggan lama. Kontak terus mereka, tanyakan apa saja yang membuat mereka suka dan tidak suka dalam berbisnis dengan Anda.
8. Tidak berusaha memperkecil resiko. Kenali apa yang membuat konsumen tak mau membeli produk Anda. Beri mereka pertimbangan untuk mempermudah membuat keputusan untuk membeli. Perkecil resiko yang akan mereka tanggung. Bila takut rugi, cobalah dalam waktu sebulan.
9. Tidak mendidik konsumen. Jangan hanya bilang bahwa produk atau jasa Anda lebih baik, tapi harus dijelaskan mengapa. Buatlah pelanggan benar-benar percaya pada produk yang ditawarkan. Kualitas, pelayanan, dan harga yang kompetitif, tak menjamin apa-apa, karena setiap pengusaha selalu menawarkan ini.
10. Cepat puas. Bila berhasil menjaring pelanggan, pertahankan sampai Anda menemukan cara lain yang lebih baik. Walau Anda tidak suka, tak ada salahnya mengganti kemasan atau iklan yang terbukti disukai konsumen.

45 CARA PROMOSI EFEKTIF
Anda punya bisnis atau usaha?. Gunakan beberapa dari 45 cara promosi dari kami :
Pasang iklan baris di koran.
Pasang iklan di buku telepon kuning (yellow pages).
Pasang iklan di pusat perkulakan.
Aktif mendekati konsumen lewat telepon.
Mendatangi langsung konsumen yang prospektif.
Promosi lewat surat.
Jadi pembicara di seminar dan bicaralah tentang hal yang benar-benar Anda kuasai.
Jadi pembicara tamu di acara dialog di radio.
Buat pusat data tentang pelanggan Anda, lengkap dengan alamatnya. Jaga terus agar tetap up-to-date.
Bangun citra perusahaan Anda dengan kartu nama dan kop surat yang menarik.
Rancang brosur yang menjelaskan keuntungan dari produk Anda.
Kembangkan sistem pemesanan lewat surat.
Buat tempat khusus untuk memamerkan dan membeli langsung produk Anda.
Rancang pemasaran jarak jauh (telemarketing).
Buat logo perusahaan sesuai dengan citra yang ingin Anda bangun.
Terbitkan semacam buletin yang menceritakan perkembangan terbaru usaha Anda, paling tidak tiga bulan sekali.
Buat souvenir dengan logo perusahaan, seperti kalender, pena, mug, kertas memo dan sebagainya.
Buat kampanye sosial yang berhubungan dengan produk Anda. Misalnya jika produk Anda lampu, sebarkan tips tentang hemat pemakaian listrik.
Buat stiker atau balon dengan logo dan slogan perusahaan Anda.
Rancang kaos dengan logo dan nama perusahaan.
Jajagi kerjasama promosi dengan perusahaan lain yang bukan pesaing.
Pelajari semua biaya promosi, baik yang lewat koran, majalah, radio, televisi, papan reklame, halte bus, dan tempat-tempat umum lainnya.
Temukan cara untuk mengurasi biaya promosi dengan memanfaatkan promosi patungan.
Berterimakasih kepada pelanggan dengan mengiriminya surat.
Menjaga hubungan dengan pelanggan dengan cara mengiriminya kartu ulang tahun, Lebaran, Natal, atau tahun baru.
Pasang profil perusahaan di majalah atau koran yang biasa dibaca oleh calon konsumen sasaran.
Sewa agen periklanan atau humas (PR/public relations).
Selenggarakan sayembara yang bersifat promosi.
Selenggarakan seminar yang khusus membahas produk, jasa, dan perusahaan Anda.
Selipkan brosur atau bahan promosi lainnya ke dalam tagihan yang Anda kirim.
Cari calon pelanggan di pameran-pameran.
Cari calon pelanggan di perkumpulan-perkumpulan yang berhubungan dengan bisnis Anda.
Cari calon pelanggan di seminar-seminar.
Cari calon pelanggan di majalah atau koran.
Kemas brosur, daftar harga, dan surat-menyurat dalam tempat khusus untuk pelanggan.
Pasang papan penunjuk di pinggir jalan dekat kantor Anda.
Sebarkan brosur dengan menyelipkannya di wiper kaca mobil.
Cetak kalimat bersifat promosi pada kertas surat atau amplop.
Pasang logo dan nama perusahaan pada mobil perusahaan.
Siapkan video tentang profil perusahaan.
Buat daftar produk lengkap tentang gambar, cara penggunaan dan keuntungan pemakaian untuk mempermudah Anda membuat promosi.
Siapkan proposal yang siap ditawarkan untuk mengantisipasi kebutuhan pelanggan.
Sediakan contoh produk gratisan.
Sediakan kesempatan kepada calon pelanggan untuk melihat-lihat proses produksi.
Sponsori acara amal.

15 CARA MENDAPATKAN PENGHASILAN EKSTRA
Anda orang kantoran dengan single income? Sudah nggak zamannya lagi. Ternyata di sekeliling Anda bertaburan peluang penghasilan ekstra.
Satu fakta besar, hampir semua pekerja pegawai kantoran (swasta maupun pegawai negeri) di level menengah ke bawah, mengeluhkan lamban dan kecilnya tingkat kenaikan gaji. Bahkan posisi-posisi tertentu begitu kejamnya, tanpa kenaikan gaji. Perusahaan selalu mengisi posisi tersebut dengan orang-orang baru, yang digaji dengan standart yang sama, dari tahun ke tahun. Siapa yang salah?
Tidak perlu saling tuding. Itu tidak produktif. Bagusan otak dipakai untuk mencari bisnis sampingan, supaya ada penghasilan ekstra. Siapa tahu, bisnis sampingan bisa jadi andalan jika ada gelombang PHK? Beruntung sekali, pekerja kantoran umumnya berhak libur hari Sabtu dan Minggu. Inilah waktu-waktu emas bagi pemburu extra money.
Diperlukan kemauan menggali potensi, unjuk diri, rajin cari informasi, sedikit keberanian menjual, maka peluang dan kesempatan akan tumbuh bak jamur di musim hujan. Tidak percaya? Simak 15 tips berikut ini:
1. Modal Fisik
Punya wajah lumayan manis, suara merdu mendayu, rambut lurus atau kribo, bodi tubuh yang oke, senyum menawan, semuany bisa menjadi modal. Umumnya dunia hiburan menyukai hal-hal tersebut. Jika Anda mempunyai sesuatu yang khas, jangan sungkan sedikit membukanya kepada khalayak. Ingat, dari Tessy sampai Ari Sihasale, semuanya punya keunikan dan penggemar tersendiri. Sering-seringlah berada di tengah kerumunan orang, sedikit unjuk diri, dan bersiap-siap ketangkap pencari bakat aja …
2. Kenali Bakat
Jika modal fisik pas-pasan, jangan patah arang. Sadarilah, setiap orang pasti dibekali bakat. Jangan remehkan bakat bicara, melucu, menjual, menyanyi, menari, keuletan, rasa ingin tahu, pandai memperbaiki barang rusak, gudang ide, pandai berfantasi, dll. Galilah! Anda bakat bicara dan melucu, bersiap-siaplah jadi MC di berbagai acara. Mulai saja dari tingkat RT, lalu ke perusahaan-perusahaan. Honornya lumayan!
3. Bisniskan Hobi
Jangan anggap enteng hobi-hobi seperti puisi, mengarang, menggambar, melukis, memotret, koleksi barang langka, koleksi buku, browsing internet, naik gunung, arung jeram, panjat tebing, diskusi, dll. Jika bakat munculnya kala-kala saja, hobi biasanya ditekuni. Suka nulis, bersiaplah jadi freelance copywriter di berbagai agen iklan atau media. Suka berpetualang, bersiaplah menemani eksekutif-eksekutif yang kepengin refreshing. Senang dapat, duit dapat!
4. Standar Kualitas
Kemaslah bakat, hobi, atau kemampuan tersebut sehingga layak dijual. Asah sampai memenuhi standar profesional. Jika Anda komersialkan tulisan, menulislah sesuai standar-standar yang baku. Jika membisniskan wisata pertualangan, berikan jaminan keamanan, keselamatan, kenyamanan, kemudahan, sistem rapi, standar tarif, dll. Konsumen atau klien suka paket-paket penawaran yang praktis.
5. Standar Tarif
Anda harus tahu berapa tarif, fee, atau honor yang layak Anda terima. Caranya? Rajin-rajinlah bertukar informasi dengan sesama freelancer. Kadang spekulasi besarnya fee bisa dipakai, meski selalu berisiko. Jika gagal menegosiasikan jumlahnya, tawarkan barter (barang atau jasa).
6. Semua Profesi Oke
Apapun profesi atau pekerjaan tetap Anda, pasti ada yang bisa ‘dikaryakan’ di luar jam kerja resmi. Anda sopir kantor, beri kursus nyetir. Anda PR dan bisa memotret, cari orderan di pesta perkawinan yang membludak tiap Sabtu-Minggu. Anda sekretaris, terima ketikan skripsi atau jadi transkriptor. Dengan keahlian dan standar kualitas tertentu, apes-apesnya Anda bisa jadi konsultan.
7. Promosikan Langsung
Sebagus apapun kemampuan dan bakat, jika orang tidak tahu, tidak bakal ada order. Maka hukumnya super wajib, promosikan secara langsung. Beritahu setiap teman dan kenalan, Anda punya penawaran jasa atau produk tertentu. Friend, aku bisa bikin proposal, bikin taman, bikin patung, bikin lukisan, ada order ..?!
8. Kartu Nama
Bukan sekedar kartu nama biasa, tapi kartu nama yang menginformasikan jasa atau produk yang bisa Anda tawarkan (business card). Jangan ragu untuk punya 3-5 kartu bisnis, dan berikan kepada siapa saja. Selalu beri lebih dari satu kartu nama. Yang ini buat you, yang satunya buat sobat you ..! Kartu yang menarik pasti memancing orang bertanya. Sangat efektif untuk menarik perhatian orang yang baru dikenal. Jika mereka bertanya, silakan prospek …
9. Mintalah Referensi
Kadang teman atau kolega lagi tidak butuh penawaran Anda. Tapi ingat, mereka juga punya relasi. Maka jangan rikuh untuk meminta referensi. Friend, di kantor ada yang butuh dibantuin bikin pidato atau nulis makalah? Kasih tau aku ya …
10. Menu Bicara
Proyek-proyek atau bisnis sampingan harus digali dan ditemukan. Setiap kali bertemu teman, kenalan baru, atasan, kolega bisnis, selalu sempatkan bertanya, Ada BS (Bisnis Sampingan) ndak?. Apa yang bisa diobyekin nih? Jadikan pertanyaan ini sebagai menu pembuka atau penutup setiap ketemu relasi. Pembicaraan akan lebih bergairah, peluang pun bakal sering mampir.
11. Dewa Penolong
Di balik setiap keluhan dan problem, pasti ada peluang bisnis. Maka, jadilah pendengar yang baik, sekaligus dewa penolong. Waduh, komputerku kok lambat banget ya … keluh bos Anda. Ingat, banyak orang yang takut ketipu dan tidak mau repot. Mereka andalkan orang yang dikenal baik. Jika punya teman yang trampil, rekomendaikan namanya. Jika Anda sendiri mampu; Bos … kayaknya 30% onderdilnya perlu diganti deh. Biar saya aja yang servis … biayanya segini!
12. Broker Proyek
Bagi penggemar bisnis sampingan, setiap waktu proyek berseliweran di depan hidung. Semisal ada proyek di luar ketrampilan yang Anda miliki, jangan pernah lepas begitu saja. Saya bisa bantu, beri waktu sehari … Ini jawaban yang paling pakem. DILARANG KERAS MENOLAK PROYEK. Inilah hukum besi pemburu extra money. Tugas Anda hanya mencari relasi yang bisa memenuhi kebutuhan itu, dan meminta komisi proyek 15%.
13. Kolektor Kartu Nama
Di setiap kartu nama yang Anda peroleh dari siapapun, tercantum sekurang-kurangnya satu potensi bisnis sampingan. Agen asuransi, distributor MLM, agen kartu kredit, adalah pengoleksi kartu nama terbaik di jagad penjualan. Koleksi ini akan jadi sumber ide, inspirasi, relasi, dan peluang bisnis yang kaya. Maka, Anda wajib meminta kartu nama setiap orang yang Anda temui. Tidak boleh malu!
14. Anti Sendirian
Sawah ladang bisnis sampingan adalah kerumunan orang banyak. Jadi, jangan lewatkan undangan pernikahan, selamatan, diskusi, seminar, rapat akbar, kampanye, kursus, lokakarya, konferensi, lomba maraton, pameran-pameran, baik yang gratis maupun yang bayar. Inilah tambang emas para fotografer freelance.
15. Lakukan Sekarang Juga!
Tidak ada alasan menunda, Anda harus mencoba. Mulai detik ini, milikilah keberanian menjual ide, gagasan, mimpi, kemampuan, ketrampilan, dan pengalaman Anda. Awalnya berjalanlah dengan prinsip iseng-iseng berhadiah. Nothing to lose! Jika penghasilan ekstra mulai mengalir, Anda akan temukan suatu kegairahan baru yang tiada tara. (ed)

KUNCI SUKSES USAHA
Ada beberapa hal yang harus diketahui untuk bisa sukses dalam usaha anda. William A. Ward pernah berkata, Ada empat langkah mencapai sukses, yakni perencanaan yang tepat, persiapan yang matang, pelaksanaan yang baik, dan tidak mudah menyerah.
Kunci sukses untuk menjadi seorang pengusaha sukses harus harus mengikuti falsafah berikut ini:
1. Ikuti perkembangan jaman. Bergabunglah dalam organisasi yang berkaitan dengan bisnis Anda. Banyak membaca dan gali informasi sebanyak mungkin. Internet akan banyak membantu Anda.
2. Buat rencana keuangan. Catat semua pemasukan dan pengeluaran setiap harinya. Buat target jangka pendek dan jangka panjang. Jangan pernah menyerahkan kondisi keuangan pada nasib. Perhitungkan dengan matang.
3. Perkirakan aliran uang tunai. Anda harus bisa memperkirakan aliran uang tunai, paling tidak tiga bulan ke depan. Jangan membuat anggaran pengeluaran yang lebih besar dari itu.
4. Bentuk dewan penasehat atau cari tenaga ahli, untuk memberi ide, saran atau kritik terhadap Anda dan produk yang ditawarkan. Mereka bisa berupa teman-teman atau anggota keluarga yang dipercaya.
5. Jaga keseimbangan antara kerja, santai, dan keluarga. Tak perlu ngoyo, karena sesuatu yang dikerjakan dengan ngoyo, hasilnya tak akan maksimal. Lagi pula, badan dan otak butuh istirahat.
6. Kembangkan jaringan (network). Tak ada salahnya berkenalan dan bergaul dengan orang-orang yang berhubungan atau bisa mendukung bisnis Anda. Siapa tahu ada ide yang bisa digali.
7. Disiplin/motivasi. Aspek terberat dalam menjalankan usaha sendiri adalah disiplin atau motivasi untuk bekerja secara teratur. Untuk mengatasinya, buatlah daftar apa saja yang harus dikerjakan hari ini dan esok. Tentukan target yang harus dicapai dalam minggu ini.
8. Selalu waspada dan siap. Rajin-rajin melakukan evaluasi terhadap pasar, produk dan sistem pemasaran. Kalau perlu, ubah cara kerja agar lebih efisien. Perbaiki cara pemasaran atau kualitas produk.
9. Cintai pekerjaan Anda. Bagaimana akan sukses, jika Anda tak punya sense of belongin pada pekerjaan dan produk yang dihasilkan. Cintai pekerjaan dan produksi sendiri, dan uang akan mengikuti Anda.
10. Jangan mudah menyerah. Para pengusaha sukses pun pernah mengalami kegagalan. Jika ingin cepat berhasil, segeralah bangkit dan belajar dari kegagalan. Jangan bersedih terlalu lama, apalagi menyerah.
11. Lakukan investasi untuk meningkatkan cashflow anda.
12. Jangan lupa sisihkan sebagian untuk mereka yang membutuhkan pertolongan anda dalam hal keuangan

Berpikir sebelum bertindak memang sudah sewajarnya, namun anda pun juga harus sewajarnya dalam berfikir agar apa yang anda lakukan tidak menyengsarakan dan menjatuhkan anda dalam jurang kenistaan.  Bersama ini saya berikan tip-tip singkat agar anda percaya diri dan siap memulai usaha :

1. Miliki Mentalitas Juara

Sadar atau tidak, ternyata seringkali kita terhambat oleh hal-hal yang melekat pada diri kita sendiri yaitu mentalitas payah (ragu, malas, menunda, kufur, menyalahkan nasib, dll).  Bayangkan apabila satu sifat payah tersebut ada pada diri  kita seperti menunda, berapa banyak energi dan waktu terbuang gara-gara kita terbiasa menunda suatu pekerjaan yang seharusnya bisa kita selesaikan pada waktunya? Oleh karena itu, mentalitas juara harus dimiliki sejak awal oleh para entrepreneur siap melangkah dan siap membuka usaha. Mentalitas juara diantaranya yakin, rajin, bersegera, komitmen, disiplin, tekun, optimis, solusi, syukur.  Kalau tidak percaya, buktikan saja dan telusuri kisah-kisah orang-orang besar yang sukses dan namanya dikenang hingga hari ini.

2. Tetapkan Target dan Tujuan

Dengan mematok target dan tujuan, kita tahu persis apa yang hendak dicapai dalam waktu tertentu dan sekaligus memandu untuk menuntun berbagai strategi jitu. Dan tentu saja ini akan lebih sempurna bila disinkronkan dengan cita-cita besar kita. Perlu diketahui ternyata dari hasil penelitian menunjukkan bahwa orang-orang yang sukses biasanya sejak awal telah memiliki cita-cita atau impian dan yang bersangkutan komitmen meraihnya. Sayangnya,… orang yang seperti ini ternyata masih sangat sedikit.  Semoga anda termasuk orang yang sedikit ini.

Misalnya anda membuka usaha warung Mie Ayam.  Tentukan berapa mangkok terjual yang ingin anda capai, siapa sasarannya, gimana marketingnya (apakah getok tular, nyebar brosur, iklan di radio lokal, sponsor, spanduk atau umbul mencolok, dll)

3. Satu Macam Bisnis

Di awal usaha ini, fokuslah pada satu macam usaha dulu, tekuni dan sabar dalam mengelolanya. Pelan dan pasti akan membesar.  Bila ada yang mau membuka bisnis di bidang kursus misalnya, tekuni dan kembangkan.  Buat formulanya, modul-modulnya, kepraktisannya, apa kelebihannya, apa bedanya dengan yang lain, sempurnakan layanannya, sinergi dengan pihak lain, dll. Jangan coba-coba, usaha kursus baru dimulai, anda sudah tergiur berdagang beras atau restoran.  Biasanya bisnis yang pertama tidak tertangani dengan baik.

4. Berani Hadapi Resiko

Berani menghadapi tantangan berarti siap dengan resiko yang akan diterima. Tentu saja anda harus memperhitungkan semuanya.  Anda harus pintar memilih usaha yang dari sisi permodalan tidak terlalu banyak, namun anda mendapat pembelajaran yang luar biasa dari usaha tersebut.  Sekiranya sudah berjalan dengan baik dan berkembang barulah anda berpifikir membesarkan usaha dimaksud. Apakah perlu investasi baru atau mungkin kerjasama dengan pihak lain.

5. Hilangkan Ketakutan

Rasa takut adalah hal wajar ada dalam diri setiap orang. Hanya saja kadangkala ketakutan sering dijadikan pembenaran untuk tidak melakukan apapun. Belum bergerak, namun pikiran sudah dihantui rasa takut berlebihan. Contoh takut yang negatif : takut gagal, takut rugi, takut dicemooh orang.  Ketakutan seperti ini harus dihilangkan karena takut seperti ini hanya merupakan ilusi, tidak ada faktanya. Anda harus yakin bahwa yang anda kerjakan benar. Siap sukses siap gagal, siap untung siap rugi.  Ingat, kata orang, guru terbaik adalah pengalaman. Dan ternyata metode pembelajaran yang terbaik adalah apa yang kita kerjakan. Nah, kalau anda masih takut – takut, tidak akan jalan usahanya.

6. Segera Membuat Agenda

Perencanaan sederhana harus segera anda buat.  Gampangnya susun rencana satu tahun dulu, uraikan dalam rencana bulanan, mingguan hingga terinci dalam agenda harian.  Kalau anda sudah terbiasa disiplin dalam agenda harian, niscaya usaha kecil anda yang baru buka, akan membesar dan jelas arahnya. Anda pun akan merasakan tidak ada waktu satu hari pun yang nganggur alias bengong, melainkan hari-hari anda akan terisi dengan kegiatan positif dan mendukung pengembangan usaha yang baru dibuka tersebut.

7. Kenali Pasar

Perlu juga anda melirik target pasar produk anda. Siapa calon-calon pelanggannya, posisi dan pesaingnya. Apakah produk anda memang masih ‘punya pasar’ di sekitar atau malah anda tertantang membuka ‘pasar baru’?. Apakah calon pelanggan anda adalah orang komplek, pelajar, karyawan, anak-anak atau mungkin umum?.

8. Segera Buka Saja

Dengan segera membuka usaha, anda telah melangkah satu tahap menyongsong sukses. Anda akan banyak mendapatkan pembelajaran yang luar biasa.  Anda mendapat kesempatan untuk tumbuh dan berkembang dalam lingkungan bisnis yang anda geluti.  Bisa jadi terasa berat, namun yakinlah pasti anda bisa. Ingat, mereka-mereka yang tergolong pengusaha sukses saat ini, dulunya memulai usaha dari kecil-kecilan. Ingat pepatah, kecil-kecil lama-lama jadi gunung. Hargailah uang receh.

Leave a Reply

Name and email are required. Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>